Saat dunia perkuliahan tak lagi menjanjikan lulusan yang siap bekerja, lalu apa yang telah kita siapkan?
Saat kenaikan harga BBM yang berimbas pada kenaikan semua harga. Lalu masihkah kita mau membebani orang tua?
Saat tahun 2015 Masyarakat Ekonomi Asia dimulai, akankah kita jadi pemain atau justru penonton yang diam tak berdaya?
Saat sahabat remaja kita hari ini dicekoki tontonan yang merusak juga permainan yang melenakan.
Lalu apa yang bisa kita perbuat?
Saat di depan mata kita terpampang jelas kemaksiatan dan penistaan agama.
Lalu apa yang telah kita lakukan?
Sahabatku, tahun-tahun mendatang
tidaklah menjamin hidup kita semakin mudah.
Tak ada juga yang menjamin ekonomi keluarga kita semakin sejahtera.
Namun, jika kita serius untuk segera bangun dari tidur panjang,
bangkit dari mimpi kosong akan kemudahan hidup.
Lalu mengukir karya dengan apa yang kita bisa,
InsyaAllah masih ada harapan untuk masa yang akan datang.
"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok; dan bertakwalah kepada alllah, sesungguhnya allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan." ( QS. Al hasyr: 18 )
Allah tidak menjamin hidup kita jauh dari petir dan hujan badai,
namun percayalah setelah hujan ada pelangi di hadapan.
Allah tidak menjamin hidup kita jauh dari musibah dan kesedihan.
namun percayalah ujian meningkatkan kelas kita di sisiNya.
Jangan minta Allah ringankan beban hidup.
Namun mintalah pada Allah pundak yang kuat untuk memikul amanah. Kaki yang siap melangkah lebih jauh, tangan yang siap beramal lebih banyak, juga hati yang lebih lapang menerima takdirNya.
Semangat Sahabatku, moga hidupmu berkah dan mendapat keridhaannya..
aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar